Postingan

Menampilkan postingan dengan label Biografi Ulama

Biografi Ibnu Malik : Pengarang Kitab Alfiyyah

Biografi Ibnu Malik : Pengarang Kitab Alfiyyah - Ibnu Malik , nama lengkapnya yaitu Syeikh Al-Alamah Muhammad Jamaluddin ibnu Abdillah ibnu Malik al-Thay, lahir di Jayyan. Daerah ini sebuah kota kecil di bawah kekuasaan Andalusia (Spanyol). Pada dikala itu, penduduk negeri ini sangat cinta kepada ilmu, dan mereka berpacu dalam menempuh pendidikan, bahkan berpacu pula dalam karang-mengarang buku-buku ilmiah. Pada masa kecil, Ibn Malik menuntut ilmu di daerahnya, terutama mencar ilmu pada Syaikh Al-Syalaubini (w. 645 H). Setelah menginjak dewasa, ia berangkat ke Timur untuk menunaikan ibadah haji,dan diteruskan menempuh ilmu di Damaskus. Di sana ia mencar ilmu ilmu dari beberapa ulama setempat, antara lain Al-Sakhawi (w. 643 H). Dari sana berangkat lagi ke Aleppo, dan mencar ilmu ilmu kepada Syaikh Ibn Ya’isy al-Halaby (w. 643 H). Di daerah dua kota ini nama Ibn Malik mulai dikenal dan dikagumi oleh para ilmuan, alasannya yaitu cerdas dan pemikirannya jernih. Ia banyak menampilkan ...

Hadratus Syaikh K.H. Hasyim Asy'ari

Gambar
K.H. Hasyim Asy’ari lahir pada 24 Dzulqa`dah 1287 H atau 14 Februari 1871 M di Desa Nggedang, Jombang, Jawa Timur. Ia anak ketiga dari 10 bersaudara pasangan Kiai Asy`ari bin Kiai Usman dari Desa Tingkir dan Halimah binti Usman. Ia lahir dari kalangan elite santri. Ayahnya pendiri Pesantren Keras. Kakek dari pihak ayah, Kiai Usman, pendiri Pesantren Gedang. Buyutnya dari pihak ayah, Kiai Sihah, pendiri Pesantren Tambakberas. Semuanya pesantren itu berada di Jombang. Sampai umur 13 tahun, Hasyim berguru kepada orangtuanya sendiri hingga pada taraf menjadi badal atau guru pengganti di Pesantren Keras. Muridnya tak jarang lebih bau tanah dibandingkan dirinya. Pada umur 15 tahun, ia memulai pengembaraan ilmu ke aneka macam pesantren di Jawa dan Madura: Probolinggo (Pesantren Wonokoyo), Tuban (Pesantren Langitan), Bangkalan Madura (Pesantren Trenggilis dan Pesantren Kademangan), dan Sidoarjo (Pesantren Siwalan Panji). Pada pengembaraannya yang terakhir itulah, ia setelah berguru ...