Postingan

Menampilkan postingan dengan label Humor Sufi

Tidak Konsisten dengan Pengetahuan

Tidak Konsisten dengan Pengetahuan - Seorang Darwis ingin mencar ilmu wacana akal hidup dari Nasrudin. Nasrudin bersedia, dengan catatan bahwa akal hanya mampu dipelajari dengan praktek. Darwis itu pun bersedia menemani Nasrudin dan melihat perilakunya. Malam itu Nasrudin menggosok kayu membuat api. Api kecil itu ditiup-tiupnya. "Mengapa api itu kau tiup?" tanya sang Darwis. "Agar lebih panas dan lebih besar apinya," jawab Nasrudin. Setelah api besar, Nasrudin memasak sop. Sop menjadi panas. Nasrudin menuangkannya ke dalam dua mangkok. Ia mengambil mangkoknya, kemudian meniup-niup sopnya. "Mengapa sop itu kau tiup?" tanya sang Darwis. "Agar lebih masbodoh dan enak dimakan," jawab Nasrudin. "Ah, saya rasa saya tidak jadi mencar ilmu darimu," ketus si Darwis, "Engkau tidak mampu konsisten dengan pengetahuanmu." Ah, konsistensi.

Memberi Nasihat Gratis

Memberi Nasihat Gratis - Suatu hari Nasrudin pergi ke rumah hartawan untuk mencari dana. "Bilang sama tuanmu," kata Nasrudin kepada penjaga pintu gerbang, "Mullah Nasrudin datang, mau minta uang." Sang penjaga masuk, dan kemudian ke luar lagi. "Aku khawatir, jangan-jangan, tuanku sedang pergi," katanya. "Ke sini. Ini ada pesan untuk tuanmu," kata Nasrudin. "Meskipun ia belum memberi sumbangan, tapi tidak apa-apa, ini hikmah gratis buat tuanmu." "Lain kali, jika tuanmu pergi, jangan hingga ia meninggalkan wajahnya dijendela. Bisa-bisa dicuri orang nantinya."