Postingan

Menampilkan postingan dengan label Umrah

Ini Dia Perbedaan Haji dan Umroh

Gambar
Perbedaan haji dan umroh bersama-sama ada beberapa hal, namun masih banyak orang yang sulit untuk menjelaskannya ketika ditanyakan perihal hal ini. Sebagai orang Islam, haji yakni sebuah perkara yang diwajibkan, sehingga kita juga harus tahu hal apa saja yang membedakan kedua ibadah ini? Meskipun haji dan umroh sama-sama dilakukan di Baitullah, namun ada perbedaan secara mendasar yang membedakan keduanya. Agar kita lebih terang dalam memahami antara ibadah haji dan umrah ini, maka Anda harus tahu perbedaan yang ada pada keduanya. Berikut ini perbedaannya. 1. Waktu pelaksanaan Ibadah haji dan umroh memang sama-sama dilaksanakan di Makkah, namun demikian ibadah haji ini tidak bisa dilakukan sewaktu-waktu. Namun ibadah haji hanya boleh dilakukan di bulan haji yaitu pada tanggal 9 sampai 13 Zulhijah. Sehingga ibadah haji yang dilakukan di luar bulan itu tidak sah dilakukan, atau dengan kata lain haji hanya bisa dilakukan setahun sekali. Sedangkan ibadah umroh bisa dilakukan sewa...

Ihram - Salah Satu Rukun Haji dan Umrah

Gambar
Pengertian Ihram ihram ialah niat memulai mengerjakan ibadah haji/umrah dengan mengenakan pakaian ihram dan menjauhi semua larangan - larangan yang telah ditentukan. Pakaian Ihram Berikut ialah cara berpakaian ihram bagi jamaah pria dan wanita: Bagi Jamaah pria. Saat ihram sebaiknya memakai dua helai kain yang tidak dijahit, satu disarungkan dan satu lagi diselendangkan di bahu, dan disunahkan kain yang berwarna putih Bagi jama'ah wanita. dikala ihram jemaah wanita sebaiknya memakai pakaian biasa (seperti mukena) yang dapat menutupi semua aurat, kecuali muka dan tangan. Berikut ialah tumpuan gambar pakaian yang dikenakan laki - laki dan perempuan dikala melakukan Ihram. Tempat Ihram tempat berihram haji/umrah ialah dari miqat yang sudah ditentukan. Namun boleh juga dilakukan sebelum hingga miqat. Waktu Pelaksanaan Ihram Menurut sebagian besar ulama, ketentuan waktu mulai berihram haji yaitu dari tanggal 1 syawal hingga terbit fajar tanggal 10...

Tawaf - Macam Macam. Syarat, Sunah dan Tata Cara Pelaksanaan Tawaf

Gambar
Penjelasan Tentang Tawaf Tawaf merupakan acara mengelilingi ka'bah tujuh kali putaran di mulai dan diakhiri pada Hajar Aswad dan Ka,bah selalu diarah kiri. Macam - Macam Tawaf Tawaf Qudum, yaitu tawaf yang dilakukan ketika pertama hingga Mekkah Tawaf Umrah, yaitu tawaf yang dilaksanakan pada ketika umrah Tawaf Ifadah, yaitu tawaf yang dilakukan untuk melaksanakan rukun haji Tawaf wada, yaitu tawaf yang dilakukan ketika akan meninggalkan Mekkah (tawaf pamitan). Tawaf Sunnah, yaitu tawaf yang dilakukan setiap waktu dan tidak di ikuti Sa'i Syarat - Syarat Tawaf Syarat - syarat yang harus dipenuhi ketika melaksanakan tawaf adalah: menutup aurat dari hadast dan najis Berada dalam Masjidil haram Tertib, yaitu dimulai dari Hajar Aswad dan menyebabkan Ka'bah di arah kiri dengan meluruskan pundak kiri ke Ka'bah Dilakukan tujuh kali putaran Ketika tawaf harus diluar Ka'bah Niat tawaf, hanya dibutuhkan bagi jama'ah yang mengerjakan tawaf ...

Syarat, Waktu, Sunah dan tata cara Pelaksanaan Sa'i

Gambar
Sa'i yakni berjalan dari bukit shafa ke bukit marwah, dan sebaliknya sebanyak 7 kali perjalanan yang dimulai dari bukit shafa dan berakhir dibukit marwah. Syarat - Syarat Sa'i didahului dengan tawaf ifadah menyempurnakan hitungan hingga tujuh kali dilakukan di daerah sa'i tertib Waktu Sa'i Waktu Sa'i yakni setelah melakukan tawaf ifadah atau tawaf umrah. Bagi yang melakukan haji ifrad atau haji qiran setelah tawaf qudum boleh melakukan sa'i, sehingga ketika melakukan tawaf ifadah tidak perlu mengerjakan s'ai lagi. Sunah - Sunah Sa'i Zikir dan berdo'a ketika dibukit Shafa dan Marwah dan ketika perjalanan Sa'i Menutup aurat dan suci dari hadas dan najis Melakukan sa'i di daerah sa'i dengan lari kecil agak kencang terutama diantara taing yang ada tanda lampu hijau sambil melihat kearah Ka'bah dan emlambaikan tangan kecuali wanita maka cukup berjalan biasa Usahakan sa'i di ketika agak sepi Tidak m...

Tahallul - Memotong Rambut Sebagai Simbol Telah Diselesaikannya Rangkaian Ibadah Haji Atau Umrah

Gambar
Tahallul menurut bahasa yaitu "menjadi halal atau diperbolehkan". Sedangkan dalam istilah manasik haji yaitu keadaan seseorang yang telah dihalalkan (dibolehkan) melaksanakan perbuatan yang sebelumnya dilarang dalam ihram. Ada dua macam tahallul, yaitu: Tahalul Umrah, yaitu tahallul yang berkaitan dengan umrah. Jika seseorang telah menyelesaikan rangkaian ibadah umrah, lalu diakhiri dengan memotong rambut, maka seluruh larangan pada dirinya sudah tidak berlaku. Tahallul Haji, yaitu tahallul yang berkaitan dengan pelaksanaan haji. Ada dua tingkatan tahallul haji. Pertama tahallul awal, yakni tahallul haji tahap pertama dimana semua larangan sudah tidak berlaku lagi baginya tetapi masih ada beberapa larangan yang masih berlaku, menyerupai senggama, bercumbu, menikah, dan menikahkan. Kedua Tahallul Tsani, yaitu tahallul haji tahap kedua yang artinya dengan terpenuhinya tahallul haji tahap kedua ini, maka seluruh larangan haji sudah tidak berlaku lagi. Apabila semula dih...

Pengertian, Hukum, Syarat, Rukun dan Wajib Umrah

Gambar
PENGERTIAN UMRAH Umrah menurut bahasa yaitu Al Ziyarah. Yang berarti berkunjung, menengok atau datang. Sementara umrah menurut istilah yaitu mengunjungi Baitullah (Ka'bah), melaksanakan tawaf di sekelilingnya, sa'i antara shafa dan marwah serta mencukur rambut .   HUKUM UMRAH Umrah hukumnya wajib, sama dengan hukum menunaikan ibadah haji. Hukum umrah ini ada kemungkinan wajib dan ada kemungkinan sunah. Wajib bagi orang yang pertama kali menunaikan ibadah umrah bersamaan dengan menunaikan ibadah haji yang pertama kali. Begitu pula jikalau seseorang yang sudah menunaikan ibadah haji bersama umrah kemudian ia bernadzar akan umrah, maka ia wajib menunaikan umrah untuk memenuhi nadzar nya. Sunah, bagi orang yang sudah pernah melaksanakan umrah yang pertama kali bersamaan dengan ibadah haji SYARAT - SYARAT UMRAH Islam baligh(dewasa) Berakal sehat Merdeka (bukan hamba sahaya) Isthitha'ah (mampu) RUKUN DAN WAJIB UMRAH Rukun Umrah rukun umrah ad...

Rangkaian Pelaksanaan Umrah

Gambar
Setelah sebelumnya kita mengetahui pengertian, Hukum, Syarat, Rukun dan Wajib Umrah . Berikut ini yaitu rangkaian - rangkaian pelaksanaan umrah, seperti: Berangkat menuju miqat Berpakaian dan berniat ihram dari miqat Shalat sunnah 2 rakaat kalau memungkinkan mengucapkan niat umrah "Labbaika Allahumma 'Umratan" (Ya Tuhan saya datang untuk memenuhi panggilan-MU untuk ibadah umrah) Meneruskan perjalanan ke Mekkah dengan membaca talbiyah sebanyak - banyaknya dengan mematuhi larangan dikala ihram melaksanakan tawaf sebanyak 7 putaran melaksanakan Sa'i antara bukit Shafa dan Marwah sebanyak 7 kali Tahallul Ibadah Umrah Selesai.   Demikianlah rangkaian - rangkaian pelaksanaan umrah . agar mampu dijadikan panduan bagi anda yang ingin melakukan umrah.

Larangan Umrah

Gambar
Larangan Umrah Berikut yakni larangan - larangan bagi jama'ah umrah pria dan wanita   Bagi jama'ah umrah pria Berpakaian dengan pakaian berjahit Memakai tutup kepala Bagi jama'ah umrah wanita Menutup muka memakai sarung tangan atau kaus tangan Secara umum berikut yakni larangan dalam umrah bagi jama'ah pria dan wanita: Memotong atau menggunting kuku memotong atau mencukur rambut Memakai wewangian membunuh atau memburu binatang darat mencabut atau memotong pepohonan yang tumbuh ditanah Haram Menikah, menjadi wali nikah atau meminang Bercumbu rayu atau bersenggama Bertengkar, mencaci maki atau berkata kotor Demikianlah artikel kali ini yang membahas wacana larangan umrah. Semoga bermanfaat buat kalian semua.

Talbiyah - Pengertian dan Waktu Untuk Membacanya

Gambar
Tentang Bacaan Talbiyah Talbiyah yakni bacaan seseorang yang telah niat haji dan umrah. Hukum membaca talbiyah yakni sunah. namun sebagian ulama ada yang mengatakan bahwa membaca talbiyah hukumnya wajib. Bunyi bacaan talbiyah yakni sebagai berikut: Labbaika Allahumma labbaika, labbaika laa syariika laka labbaika, inal hamda wan ni'mata laka wal mulka laa syariika laka.   Artinya: "Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah. Aku penuhi panggilan-Mu ya Tuhan dan tiada sekutu apapun bagi-Mu. Sesungguhnya puji, nikmat, dan kekuasaan hanya bagi-Mu tanpa sekutu apapun bagi-Mu" Waktu membaca Talbiyah Pada waktu umrah dibaca setelah niat umrah hingga hendak memulai tawaf Pada waktu haji, dibaca setelah niat haji hingga melontar jumrah Aqabah tanggal 10 Dzulhijjah

Perbedaan Antara Haji dan Umrah

Gambar
Perbedaan Antara Haji dan Umrah | Untuk lebih memahami perbedaan antara haji dan Umrah dapat dilihat dari tabel berikut : Syarat, Rukun dan Wajib Haji No Syarat haji Rukun Haji Wajib Haji 1 Islam Niat Ihram Niat ihram haji dari Miqat 2 Baligh Wukuf di Arafah Mabit di Muzdalifah 3 Berakal Thawaf Ifadah Mabit di Mina 4 Merdeka Sa’i Melontar Jumrah Aqabah 5 Mampu / Kuasa Tahallul Melontar jumra Ula, Wustha dan Aqabah 6 Tertib Meninggalkan seluruh larangan ihram No Syarat Umrah Rukun Umrah Wajib Umrah 1 Islam Niat Ihram Niat ihram haji dari Miqat 2 Baligh Tawaf Ifadah Meninggalkan seluruh larangan ihram 3 Berakal Sa’i 4 Merdeka Tahallul 5 Mampu / Kuasa Tertib ...

Panduan Manasik Haji dan Umrah Secara Ringkas dan Praktis

Gambar
Pada pembahasan kali ini, PPMHU akan sedikit membahas manasik haji dan umrah secara ringkas serta praktis sesuai sunnah untuk memudahkan para calon Jama’ah Haji dan umroh Manasik haji yang afdhol dan utama yaitu tamattu’, yaitu seorang melaksanakan umrah pada bulan-bulan haji (Syawwal, Dzulqo’dah, dan awal bulan Dzulhijjah) yang diakhiri tahallul. Kemudian dilanjutkan aktivitas haji pada tanggal 8 Dzulhijjah dengan memakai ihram menuju Mina. Intinya, dimulai dengan umrah, lalu dilanjutkan dengan haji. Tata Cara Umrah (bagi haji tamattu’) Ihram: Sebelum pakai ihram, maka mandilah, pakailah minyak wangi pada badan, bukan pada pakaian.Lalu pakailah ihram bagi pria. Wanita tetap memakai jilbab panjang/kerudung. Ketika di miqot ,menghadaplah ke kiblat sambil membaca doa masuk ihram: لَبََّيْـكَ اللهُمَّ بعُمْرَََةٍ  “Ya Yang Mahakuasa saya penuhi panggilanmu melaksanakan umrah”. Setelah itu, perbanyak membaca talbiyah yang berbunyi: لـَبَّيْـكَ ...