Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kisah Teladan

Kemuliaan dan Kedermawanan

Kemuliaan dan Kedermawanan - Diceritakan bahwa pasukan Romawi menahan sebagian kaum wanita muslimat, kemudian beritanya terdengar oleh Al-Manshur bin 'Ammar. Orang-orang pun menyarankan kepadanya: “Sebaiknya engkau membuat majelis di akrab Amirul Mukminin, kemudian engkau gugah semangat insan untuk melaksanakan penyerangan (dalam rangka membebaskan wanita muslimat yang ditawan tersebut).” Maka selanjutnya Al-Manshur membuat majelis di akrab Amirul Mukminin, Harun Ar-Rasyid, yaitu di Ruqqah yang ada di negeri Syam. Ketika Syekh Al-Manshur sedang menganjurkan kepada orang-orang untuk berjihad di jalan Allah, tiba-tiba dilemparkanlah sebuah buntelan kain yang di dalamnya terdapat sebuah kantong terikat dan bercap. Padanya terdapat sepucuk surat. Al-Manshur kemudian membuka surat tersebut dan ternyata isinya yaitu sebagai berikut: “Sesungguhnya saya yaitu salah seorang wanita dari kalangan keluarga Arab. Telah hingga kepadaku gosip wacana apa yang telah dilakukan oleh orang-orang ...

Do'a Orang Teraniaya

Do'a Orang Teraniaya - Suatu pagi seorang laki-laki pergi berburu untuk menerima rezeki yang halal. Namun hingga sore, ia belum mendapat satu pun binatang buruan. Lalu ia berdoa dengan tulus: "Ya Allah, anak-anakku menunggu kelaparan di rumah, berilah saya seekor binatang buruan". Setelah doanya ia panjatkan, Tuhan memberikannya rezeki, jala yang dibawa pemburu itu mengenai seekor ikan yang sangat besar. Ia pun bersyukur kepada Allah. Kemudian, beranjaklah ia pulang dengan hati riang. Di tengah jalan, ia bertemu dengan kelompok orang dengan seorang raja yang hendak berburu. Raja heran dan takjub luar biasa begitu melihat ikan besar yang dibawa pemburu itu. Lalu, ia menyuruh pengawal untuk merampas ikan itu dari sang pemburu. Tanpa susah payah, raja itupun menerima ikan itu dengan gembira, ia pribadi pulang. Ketika hingga di istana, ia mengeluarkan dan membolak-balik ikan itu sambil tertawa ria. Tiba-tiba ikan itu mengigit jarinya, akibatnya, tubuh sang raja panas din...

Air Mata Taubat Nabi Adam A.S

Air Mata Taubat Nabi Adam A.S - Semenjak Nabi Adam keluar dari Syurga akhir kebijaksanaan kancil iblis, dia menangis selama 300 tahun. Nabi Adam tidak mengangkat kepalanya ke langit alasannya ialah terlampau aib kepada Tuhan SWT. Beliau sujud di atas gunung selama seratus tahun. Kemudian menangis lagi sehingga air matanya mengalir di jurang Serantip. Dari air mata Nabi Adam itu Tuhan tumbuhkan pohon kayu manis dan pokok cengkih. Beberapa ekor burung telah meminum air mata beliau. Burung itu berkata, "Sedap sungguh air ini." Nabi Adam terdengar kata-kata burung tersebut. Beliau menyangka burung itu sengaja mengejeknya alasannya ialah perbuatan durhakanya kepada Allah. Ini membuat Nabi Adam semakin andal menangis. Akhirnya Tuhan SWT telah memberikan wahyu yang bermaksud, "Hai Adam, sebenarnya saya belum pernah menciptakan air minum yang lebih lezat dan andal dari air mata taubatmu itu."