Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tempat Bersejarah di Mekkah

Pengertian dan Sopan Santun Ketika Berada di hajar Aswad

Gambar
Hajar Aswad merupakan kerikil yang berada sempurna di sisi selatan Ka'bah dengan ketinggian 1,10 meter dari tanah (lantai) Tawaf. Panjangnya sekitar 25 cm dan lebarnya 25 cm. Ia tertanam dalam tembok Ka'bah Pada awalnya Hajar Aswad itu satu keping. Namun alasannya ialah banyaknya peristiwa yang terjadi pada masa Qaramithah (kelompok Syi'ah Ismailiyyah Bathiniyyah, pengikut Abu Thahir Al Qaramithi. Mereka ialah orang yang mengangkat Hajar Aswad dan membawanya ke Ihsa' pada tahun 319 H kemudian dikembalikannya pada tahun 339 H) dan peristiwa lain, maka bab atas yang tampak dari hajar Aswad itu pecah. Karena itu, Hajar Aswad nampak menjadi delapan serpihan dengan ukuran yang berbeda - beda. Yang paling besar ukurannya ialah sebesar kurma. Hajar Aswad ini tertanam pada kerikil yang lebih besar yang dibingkai dengan perak. Hajar Aswad yang delapan keping inilah yang dimaksud untuk dicium dan dipegang. Sopan Santun Ketika Mencium Hajar Aswad Hindari pe...

Maqam Ibrahim

Gambar
Maqam Ibrahim yakni watu yang digunakan oleh Nabi Ibrahim dikala membangun Ka'bah. pada watu itu terdapat bekas telapak kaki Nabi Ibrahim dengan kedalaman sekitar 9 - 10 cm, dengan panjang kaki kurang lebih 27 cm, dan lebar 14 cm. Yang Dilakukan Di Sekitar Maqam Ibrahim Memperbanyak shalat, apalagi setelah melakukan tawaf Memperbanyak dzikir dan do'a, alasannya yakni Maqam Ibrahim merupakan daerah yang mustajabah Membac aAl Qur'an, shalawat dan bacan - bacaan lainnya. Demikianlah sedikit informasi mengenai penjelasan perihal maqam ibrahim dan kegatan - acara yang sebaiknya dilakukan di sekitar Maqam Ibrahim. Semoga bermanfaat buat kalian semua.

Informasi Tentang Ka'bah

Gambar
Ka'bah | Tempat ini dijuluki sebagai baitullah (Rumah Allah) atau Baitul Atiq (rumah kemerdekaan). Tempat ini merupakan bangunan mendekati kubus yang terletak di Masjidil Haram di Mekkah. Ditempat ini tidak pernah sepi dari orang - orang yang melaksanakan tawaf, terutama saat animo haji atau pada bulan suci Ramadhan. Bangunan Ka'bah berbentuk persegi empat yang terbuat dari kerikil - kerikil besar berwarna kebiru - biruan yang berasal dari gunung di sekitar Mekkah. Rumah Tuhan ini dibangun diatas satu dasar pondasi yang kokoh terbuat dari kerikil marmer, tebalnya kira - kira 25 cm. Berikut isu dasar fisik Ka'bah: Hajar Aswad Pintu Ka'bah Mizab Ar Rahmah (Pancuran Ka'bah) Ach- Chadrawan Hijir Ismail Multazam Maqam Ibrahim Rukun Ka'bah Rukun Yamani Rukun Syiria Rukun Iraq Kiswah Garis Marmer Al Buni Tinggi Seluruh dinding = 15,00 Meter Lebar dinding utara = 10,02 meter Lebar dinding barat = 11,58 meter Lebar dinding selatan = 10,13 ...

Makam Ma'la - Salah Satu Komplek Pemakaman Penduduk Mekkah

Gambar
Terdapat banyak lokasi pemakaman umum di Kota Mekah, namun yang sangat terkenal yakni komplek pemakaman Ma`la. Makam Ma'la merupakan kompleks pemakaman penduduk Mekkah yang terletak sekitar 700 Km sebelah utara masjidil Haram. Ma`la merupakan komplek pemakaman istimewa alasannya yakni menjadi kawasan peristirahatan terakhir istri Nabi Muhammad SAW berjulukan Siti Khodijah. Makam Ma'la ini merupakan pemakaman umum termasuk makam bagi jama'ah haji yang meninggal dunia di tanah suci. Sejak sebelum Islam, Ma'la ini sudah dijadikan makam keluarga besar bani hasyim, yaitu nenek moyang Nabi Muhammad SAW. Berikut yakni penampakan dari Makam Ma'la tersebut: Dimakam Ma'la ini terdapat makam Khadijah, Qasim bin Muhammad, debu Thalib, abdul Muthalib, Aminah. Di makam Ma'la ini terdapat pula makam Ibnu Hajar juga Syaikh Nawai Al bantani (Ulama terkenal asal Indonesia)

Multazam

Gambar
Multazam merupakan daerah diantara pintu ka'bah dan rukun hajar aswad . Secara harfiah multazam bermakna daerah yang amat diperlukan. Rasulullah SAW menyatakan bahwa multazam ini merupakan daerah yang mustajabah (terkabul do'anya). Imam mujahid meriwayatkan sebuah hadits, "Sudut antara hajar aswad dan pintu ka'bah yaitu multazam. Barang siapa yang berdo'a kepada Tuhan di multazam, maka Tuhan akan mengabulkan do'anya." (HR. Al Azraqi). Beliau sendiri jikalau hingga di daerah yang berjulukan multazam ini pribadi menempelkan dada, wajahnya atau pipinya, kedua lengan dan kedua telapak tangannya kepada ka'bah dan meratap dalam do'a.